Sehat, kita sering mendengar pepatah “sehat itu mahal harganya”. Pepatah itu memang benar. Bila kita bayangkan, bagi orang yang terkena gagal ginjal mereka harus mengeluarkan berjuta-juta untuk mencuci darah hanya dalam sekali cuci darah. Bagi yang ber-uang itu mudah saja. Lalu bagaimana bagi orang yang tidak mampu? Mereka pasti sudah putus asa, hanya pasrah menerima nasibnya dan ajal yang menjemputnya.
Sebenarnya banyak cara untuk sehat, bisa dengan pola hidup sehat. Mulai dari yang murah sampai yang mahal. Bila kita sakit jangan buru-buru minum obat yang dijual dipasaran, karena kita belum tahu pasti apa penyakit yang menyerang kita.
Namun jangan terlalu sering juga mengonsumsi obat-obat dari dokter karena di dalam obat-obatan itu sendiri juga terkandung bahan-bahan kimia yang malah bisa menimbulkan penyakit dalam tubuh kita seperti kanker.
Selain itu di jaman yang serba canggih ini manusia menuntut semua serba instan. Mau makan saja serba instan, ada mie instan, nasi goreng instan, bubur instan, dan lain-lain. Dari semua makanan tersebut banyak sekali bahan kimia yang digunakan, mulai dari pengawet, perasa, sampai zat yang bisa membuat kita tertarik untuk mencoba bila kita mencium aromanya.
Manusia hanya memikirkan enaknya saja tanpa memikirkan akibat yang timbul setelahnya. Padahal bila kita bayangkan dengan kehidupan di masa lalu yang masih serba terbelakang, nenek-nenek kita, tidak ada yang sakit sampai parah, padahal mereka hanya mengonsumsi aneka macam dari singkong, dari mulai tiwul, gatot, gaplek. Namu anehnya mereka sehat-sehat dan kuat-kuat berbeda sekali dengan sekarang.
Begitu banyak makanan yang menyebabakan penyakit, begitu banyak obat begitu banyak pula penyakit, begitu banyak dokter begitu banyak pula pasien. Karena kecerobohan kita bisa menghabiskan berjuta-juta untuk berobat.
Namun jangan putus asa bagi orang yang tak mampu, ada banyak disekitar kita yang murah tapi sangat bermanfaat dan tidak beresiko sebagai obat bagi tubuh kita. Diantaranya adalah obat-obatan tradisional seperti apotek hidup yang banyak manfaatnya.
Misalnya tanaman temulawak, temulawak yang diminum sebagai jus sangat baik untuk mencegah penyakit maag, selain itu temulawak juga berguna untuk menjaga kesehatan hepar(organ hati).
Tanaman kunyit merah juga memiliki kandungan zat berkhasiat bagi tubuh yang berupa zat anti infeksi, berfungsi sebagai zat anti biotik. Orang-orang Jawa biasa memakai kunyit merah untuk pencegahan jerawat dan bisa digunakan para ibu sehabis melahirkan. Untuk mengembalikan stamina bagi para ibu yang habis melahirkan, mereka minum jus kunyit ditambah kuning telur dan madu. Untuk menjaga stamina sehari-hari, jus kunyit dapat diminum secara rutin agar badan tidak mudah letih dan lesu, baik untuk pencernaan dan mencegah cacingan. Jika jus kunyit ini dicampur dengan jahe dan temuputih bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri di punggung. Jus kunyit juga terbukti secara alami mampu meningkatkan daya tahan tubuh berdasarkan pengalaman pemakainya yang rutin.
Selain itu jus daun papaya juga sangat berkhasiat bagi tubuh kita, minum jus daun papaya baik untuk mencegah atau mengobati penyakit anemia, selain itu jus daun papaya juga bisa menambah nafsu makan.
Tak kalah berkhasiat bila kita minum jus wortel dan kelapa muda. Jus ini baik untuk menghilangkan racun-racun yang masuk ke dalam perut. Agar khasiatnya tambah baik, tambahkan 2 sendok madu murni ke dalam segelas jus wortel dan kelapa muda. Jika ada kasus keracunan jus ini bisa digunakan sebagai pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit.
Selain itu ada juga dari makanan atau minuman yang biasa dijual, seperti cuka apel. Menurut dr. Wijaya Kusuma cuka apel sangat bermanfaat bagi pengobatan penyakit jantung, kolesterol, diabetes, darah tinggi, dan asam urat. Cuka apel juga dapat membantu alat pencernaan dan mencegah penyakit maag.
Sebuah penelitian ahli tanaman obat tradisional terhadap pohon agar daun cincau yang memiliki nama latin Cylea barbata memiliki zat untuk mencegah tumbuhnya kanker.
Nah begitu banyak disekitar kita yang murah, yang bisa membuat kita sehat tanpa resiko. Sehat itu mahal harganya tetapi untuk sehat itu tak perlu mahal.
Sebenarnya banyak cara untuk sehat, bisa dengan pola hidup sehat. Mulai dari yang murah sampai yang mahal. Bila kita sakit jangan buru-buru minum obat yang dijual dipasaran, karena kita belum tahu pasti apa penyakit yang menyerang kita.
Namun jangan terlalu sering juga mengonsumsi obat-obat dari dokter karena di dalam obat-obatan itu sendiri juga terkandung bahan-bahan kimia yang malah bisa menimbulkan penyakit dalam tubuh kita seperti kanker.
Selain itu di jaman yang serba canggih ini manusia menuntut semua serba instan. Mau makan saja serba instan, ada mie instan, nasi goreng instan, bubur instan, dan lain-lain. Dari semua makanan tersebut banyak sekali bahan kimia yang digunakan, mulai dari pengawet, perasa, sampai zat yang bisa membuat kita tertarik untuk mencoba bila kita mencium aromanya.
Manusia hanya memikirkan enaknya saja tanpa memikirkan akibat yang timbul setelahnya. Padahal bila kita bayangkan dengan kehidupan di masa lalu yang masih serba terbelakang, nenek-nenek kita, tidak ada yang sakit sampai parah, padahal mereka hanya mengonsumsi aneka macam dari singkong, dari mulai tiwul, gatot, gaplek. Namu anehnya mereka sehat-sehat dan kuat-kuat berbeda sekali dengan sekarang.
Begitu banyak makanan yang menyebabakan penyakit, begitu banyak obat begitu banyak pula penyakit, begitu banyak dokter begitu banyak pula pasien. Karena kecerobohan kita bisa menghabiskan berjuta-juta untuk berobat.
Namun jangan putus asa bagi orang yang tak mampu, ada banyak disekitar kita yang murah tapi sangat bermanfaat dan tidak beresiko sebagai obat bagi tubuh kita. Diantaranya adalah obat-obatan tradisional seperti apotek hidup yang banyak manfaatnya.
Misalnya tanaman temulawak, temulawak yang diminum sebagai jus sangat baik untuk mencegah penyakit maag, selain itu temulawak juga berguna untuk menjaga kesehatan hepar(organ hati).
Tanaman kunyit merah juga memiliki kandungan zat berkhasiat bagi tubuh yang berupa zat anti infeksi, berfungsi sebagai zat anti biotik. Orang-orang Jawa biasa memakai kunyit merah untuk pencegahan jerawat dan bisa digunakan para ibu sehabis melahirkan. Untuk mengembalikan stamina bagi para ibu yang habis melahirkan, mereka minum jus kunyit ditambah kuning telur dan madu. Untuk menjaga stamina sehari-hari, jus kunyit dapat diminum secara rutin agar badan tidak mudah letih dan lesu, baik untuk pencernaan dan mencegah cacingan. Jika jus kunyit ini dicampur dengan jahe dan temuputih bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri di punggung. Jus kunyit juga terbukti secara alami mampu meningkatkan daya tahan tubuh berdasarkan pengalaman pemakainya yang rutin.
Selain itu jus daun papaya juga sangat berkhasiat bagi tubuh kita, minum jus daun papaya baik untuk mencegah atau mengobati penyakit anemia, selain itu jus daun papaya juga bisa menambah nafsu makan.
Tak kalah berkhasiat bila kita minum jus wortel dan kelapa muda. Jus ini baik untuk menghilangkan racun-racun yang masuk ke dalam perut. Agar khasiatnya tambah baik, tambahkan 2 sendok madu murni ke dalam segelas jus wortel dan kelapa muda. Jika ada kasus keracunan jus ini bisa digunakan sebagai pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit.
Selain itu ada juga dari makanan atau minuman yang biasa dijual, seperti cuka apel. Menurut dr. Wijaya Kusuma cuka apel sangat bermanfaat bagi pengobatan penyakit jantung, kolesterol, diabetes, darah tinggi, dan asam urat. Cuka apel juga dapat membantu alat pencernaan dan mencegah penyakit maag.
Sebuah penelitian ahli tanaman obat tradisional terhadap pohon agar daun cincau yang memiliki nama latin Cylea barbata memiliki zat untuk mencegah tumbuhnya kanker.
Nah begitu banyak disekitar kita yang murah, yang bisa membuat kita sehat tanpa resiko. Sehat itu mahal harganya tetapi untuk sehat itu tak perlu mahal.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Posting Komentar